Kamu Wajib Tahu!! Definisi Jurnal Nasional dan Cara Membuat Jurnal

Jurnal nasional merupakan publikasi ilmiah biasa berupa artikel yang disusun dalam format jurnal nasional. Beberapa kementerian dan yayasan juga menerbitkan terbitan berkala dengan kualitas yang berbeda-beda.

Pengertian jurnal nasional menurut instansi pemerintah biasanya diidentifikasikan dengan jurnal ilmiah. Majalah ilmiah berbeda dengan majalah komersial populer. Jurnal ilmiah yang jika memenuhi beberapa standar yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang dapat dikatakan sebagai jurnal.

Semakin pentingnya jurnal ini sebagai alat ukur kemajuan suatu lembaga telah memicu semakin meriahnya rencana pengelolaan jurnal yang digagas oleh banyak lembaga di Indonesia. Namun, tentu saja langkah menerbitkan terbitan berkala nasional tidaklah sederhana. Beberapa syarat harus dipenuhi.

Jurnal yang baik itu seperti apa ?

Jurnal yang baik itu yang sudah memiliki ISSN dan dikelola secara profesional agar bisa terindex minimal SINTA 6 atau bahkan sampai SINTA 1.

Apa Itu SINTA?

SINTA adalah jurnal yang sudah terdaftar pada ristek-brin atau bisa kamu cari saja di google Jika jurnal belum terdaftar pada web tersebut maka dinyatakan belum terindex sinta.

Keunggulan dari SINTA

Keunggulan dari SINTA jika dibandingkan dengan portal-portal indeksing yang lainnya yaitu dapat secara otomatis meng-indeks hasil karya yang sudah terindeks di beberapa indexing yang berkualitas.

Setelah mengetahui definisi diatas, ada baiknya kita membahas bagaimana cara membuat jurnal ilmiah dengan baik dan benar.

Cara Membuat Jurnal Ilmiah

Untuk membuat sebuah jurnal pasti kamu harus tahu dulu susunannya, begini susunannya. Judul, abstrak, pendahuluan, bahan dan metode, hasil, pembahasan, kesimpulan dan yang terakhir adalah daftar pustaka.

Penjelasan bagian-bagian jurnal :

  1. Judul. Pasti setiap jurnal harus mempunyai judul penelitian yang jelas, supaya memudahkan para pembaca mengetahui isi jurnal tersebut.
  2. Nama. Kamu harus menyertakan nama author, pembimbing serta mencantumkan alamat dan email.
  3. Abstrak. Bagian ini berfungsi untuk mencerna secara singkat isi jurnal
  4. Kata Kunci. Kata kunci adalah pokok-pokok utama yang dibahas dalam penelitian.
  5. Pendahuluan. Ini berisi tentang latar belakang mengapa penelitian ini dilakukan dan sebagainya.
  6. Metode Penelitian. Bagian ini menjelaskan saat percobaan dilakukan.
  7. Pembahasan. Pembahasan dapat dibagi menjadi beberapa bagian sub judul.
  8. Simpulan. Rangkuman hasil penelitian yang dijelaskan secara singkat..
  9. Daftar Pustaka. Penulisan daftar pustaka dicetak dengan huruf tebal dengan huruf tegak dan kapital semua.

Demikianlah artikel tentang definisi jurnal dan cara bagaimana membuat jurnal dengan baik dan benar. Semoga tulisan diatas bisa bermanfaat untuk kamu dan terimakasih.