6 Keunggulan Hebel

Kebanyakan masyarakat Indonesia mungkin masih asing mendengar nama bata hebel, namun sudah pasti familiar dengan nama bata ringan. Sebenarnya, bata hebel merupakan nama lain dari bata ringan sehingga kedua istilah itu merujuk ke jenis bata yang sama.

Jenis bata ini sering dijadikan sebagai bahan untuk pembangunan tempat tinggal, terutama untuk pembuatan dinding. Banyak keunggulan yang dimiliki oleh hebel sehingga membuatnya jadi pilihan utama untuk pembangunan rumah. Nah, keunggulan-keunggulan tersebut dapat disimak lebih lanjut sebagai berikut.

Memiliki Bentuk yang Rapi

Bata hebel yang beredar di pasaran secara umum dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu hebel AAC atau Autoclaved Aerated Concrete serta hebel CLC atau Cellular Lightweight Concrete. Kedua jenis tersebut juga tersedia dalam ukuran ketebalan yang berbeda yaitu 200 mm, 175 mm, 150 mm, 125 mm, 100 mm, dan 75 mm.

Meskipun diketahui mempunyai ukuran serta tingkat ketebalan yang berbeda, namun bata hebel terkenal akan kerapian bentuk batanya. Bentuk yang rapi dan seragam ini memungkinkan dinding rumah mempunyai tampilan yang lebih rapi, sehingga nampak lebih bagus bila dilihat.

Bobot Bata Hebel Lebih Ringan Dari Bata Lain

Penamaan bata hebel sebagai bata ringan tentunya sangat sesuai dengan bobot dari bata ini yang lebih ringan dibandingkan jenis bata lain. Ringannya bobot dari bata hebel didukung oleh banyaknya rongga udara yang diikat dalam bata. Serta, mampu membuat beban struktur bangunan juga menjadi lebih kecil.

Mudah Dalam Hal Pemasangan

Dikarenakan bobot dari hebel yang ringan, membuat jenis bata ini lebih mudah untuk dipasang. Apabila proses pemasangan mudah dilakukan, tentunya ini akan membuat pengerjaan pembuatan dinding juga bisa selesai lebih cepat lagi. Hal ini akan berbeda bila bata yang digunakan adalah bata tradisional yang mana bentuknya terkadang masih banyak yang tidak rata.

Tingkat Ketahanan Tinggi

Sebagai bata ringan, ketahanan dari bata hebel tidak bisa disepelekan. Dikarenakan bahan-bahan yang digunakan adalah bahan-bahan berkualitas seperti pasir kwarsa, pasir tambang, semen, kapur, dan lainnya. Disamping itu, dukungan alat-alat yang modern serta canggih membuat bata hebel ini mampu tahan terhadap guncangan.

Bahkan, tingkat ketahanan dan kekuatan dari bata hebel kerap disamakan dengan kekuatan material beton. Tidak heran, banyak bangunan bertingkat lebih memilih bata hebel, apalagi bata hebel juga telah teruji sebagai bata anti gempa.

Kedap Air, Suara, dan Tahan Terhadap Api

Kualitas bata yang kedap suara, air, serta tahan terhadap api jadi salah satu faktor utama memilih jenis bata tersebut. Bentuk dari bata hebel yang padat membuatnya jadi lebih kedap terhadap suara. Sehingga, suara-suara bising yang berasal dari luar akan terhalau masuk.

Disamping itu, ketahanan bata hebel terhadap air juga membuat air hujan yang mengenai dinding tidak merembes hingga ke dalam. Mengenai ketahanannya terhadap api, bata hebel telah diuji dan diketahui mampu menahan semburan ai hingga 1000°C hingga 4 jam. Lama waktu tersebut jauh lebih lama dibandingkan dengan bata lain yang hanya mampu menahan api hingga 2 jam saja.

Tidak Membutuhkan Banyak Perekat

Keuntungan lain dari penggunaan bata hebel adalah penggunaan perekat yang tidak terlalu banyak. Tidak seperti bata yang lain yang tidak butuh perekat khusus, hebel membutuhkan perekat tersendiri yang disebut dengan semen mortar. Akan tetapi, jumlah perekat yang digunakan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan hebel jenis lainnya.

Jadi, itu semua 6 keunggulan yang dimiliki oleh hebel atau bata ringan. Namun, seperti halnya jenis bata lainnya, hebel juga mempunyai sisi kekurangan dan penjelasan lengkapnya bisa kamu temukan lewat perpusteknik.com. Selain itu, terdapat pula rangkaian informasi mengenai jenis bata lainnya yang bisa kamu jadikan acuan untuk memilih jenis bata terbaik untuk proses konstruksi.