Cara Menanam Sawo Mentimun, Sawo Lonjong yang Memiliki Daging Tebal dan Rasa Manis

Sebagai orang Indonesia tentu anda tidak asing dengan buah sawo, buah berbentuk bulat seperti bola bekel yang memiliki kulit berwarna coklat dengan daging buah seperti ubi dan berasa manis ini banyak ditemukan di perkebunan-perkebunan sekitar. Tetapi menemukan sawo berbentuk bulat adalah hal biasa. Namun pernahkah anda menemukan buah sawo dengan bentuk lonjong memanjang?

Perkenalkan, buah sawo mentimun, buah sawo dengan bentuk lonjong memanjang seperti timun. Jika anda berpikir kalau sawo mentimun adalah hasil persilangan buah sawo dan mentimun, anda sepenuhnya salah. Sawo mentimun sama seperti sawo biasanya hanya saja bentuknya yang berbeda. Selain itu daging buah sawo mentimun jauh lebih tebal dengan rasa yang sangat manis.

Saat ini sudah banyak petani yang menanam bibit sawo mentimun karena permintaan pasar yang juga mulai naik. Selain itu perawatan bibit sawo mentimun juga sama mudahnya dengan menanam sawo biasa. Sehingga banyak orang lebih tertarik dengan buah sawo mentimun dari pada sawo biasa. Jika anda tertarik untuk menanam buah sawo mentimun ini kami akan memberikan tips bagaimana cara pembudidayaannya :

1.    Memilih bibit

Pilih bibit yang berasal dari indukan yang sehat, kuat, serta subur. Jangan pilih bibit yang terkena serangan hama dan penyakit. bibit yang anda pilih ini akan menentukan hasil dari pohon yang akan tumbuh nanti. Jika bibitnya jelek maka pohonnya pun akan demikian. Sama juga sebaliknya jika bibitnya bagus maka pohonnya pun akan bagus.

2.    Memilih pot

Pilih pot yang sesuai dengan bibit yang anda miliki. Pastikan agar ukuran pot tidak ngepress atu malah lebih kecil dari bibit yang anda punya. Lalu pastikan juga agar bagian bawah pot yang akan anda gunakan memiliki lubang tempat drainase. Fungsi dari drainase ini agar saat penyiraman bibit tidak tergenang air dan mengalami pembusukan kemudian mati.

3.    Menanam bibit

Tanam bibit sawo mentimun saat mendekati musim hujan, agar pohon dapat tumbuh dengan baik tanpa perlu kita sirami. Kita hanya perlu mengecek apakah air hujan malah menggenangi pot atau tidak. Tanam bibit pada bagian tengah pot kemudian timbun dengan tanah khusus media tanam, yaitu tanah yang sudah dicampuri pupuk kandang dan sekam padi. Kemudian berikan ajir agar bibit dapat tumbuh dengan tegak.

4.    Lakukan penyiraman

Lakukan penyiraman hanya saat musim kemarau atau saat tanah pada pot sudah mengering. Lakukan penyiraman setiap satu hari sekali dan jangan terlalu berlebihan. Anda bisa memilih waktu penyiraman pada pagi atau sore hari. Tapi akan lebih baik jika dilakukan pada waktu sore hari.

5.    Pemupukan 

Berikan pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang saat usia bibit sudah menginjak 1 atau 2 tahun setelah penanaman. Berikan pupuk kandang seperlunya sesuaikan dengan dosis. Biasanya setiap pohon diberikan 10 kg pupuk kandang yang sudah terfermentasi. Biasanya setelah pemupukan sudah dilakukan tahap selanjutnya hanya melakukan perawatan seperti penyiangan, pemangkasan, dan melakukan metode untuk pembuahan.

Demikian adalah cara membudidayakan bibit sawo mentimun yang bisa anda contoh ketika anda mencoba menanam tanaman ini. Lakukan perawatan secara konsisten agar pohon yang anda tanam dapat berbuah dengan cepat. Happy gardening.

Sumber : https://www.bibitbuahku.com/bibit-sawo-mentimun.htm