Jangan Diremehkan, Waspadai Gejala Skoliosis Ringan agar Cepat Ditangani

Skoliosis Ringan adalah suatu kondisi pada tulang belakang yang melengkung ke arah samping dan membentuk huruf C atau S. Oleh karena masih ringan, umumnya kelengkungannya antara 10 hingga 20 derajat. Pada kondisi ini, belum muncul gejala atau rasa sakit, hingga penderita bisa saja tidak menyadari. Namun, jika muncul tanda pada fisik, segera konsultasikan dengan dokter untuk segera mendapat penanganan. 

Skoliosis dapat menjadi semakin parah akibat adanya tekanan. Hal yang dikhawatirkan adalah jika terjadi komplikasi yang mengakibatkan gangguan pada organ lain seperti jantung dan paru-paru. Derajat lengkungan tulang belakang yang semakin besar memang dapat mengakibatkan gangguan pada pernapasan. 

Penyebab Skoliosis Ringan

Umumnya, skoliosis ini dapat terjadi pada anak-anak akibat adanya percepatan proses pertumbuhannya. Selain itu, faktor genetik juga bisa menjadi penyebab kondisi tulang belakang melengkung. Usia anak yang memiliki risiko kelainan pada tulang belakang ini adalah 10 hingga 18 tahun. Berikut ini beberapa kemungkinan penyebab terjadinya skoliosis pada anak.

  • Faktor genetik atau keturunan
  • Gangguan sistem syaraf
  • Perbedaan panjang kaki kanan dan kiri
  • Faktor kebiasaan, seperti membawa tas berat hanya di satu sisi pundak

Adapun pada usia dewasa, selain bawaan lahir, skoliosis dapat terjadi akibat infeksi, cedera tulang belakang, atau gangguan syaraf dan otot. Selain itu, faktor usia juga dapat menyebabkan bantalan sendi tulang belakang menjadi aus, hingga terjadi lengkungan. 

Gejala Skoliosis Ringan Yang Harus Diwaspadai

Meskipun masih dalam tahap ringan, sebaiknya seseorang waspada jika muncul gejala pada tubuhnya. Konsultasi kepada dokter penting dilakukan untuk mencegah derajat lengkungan tulang belakang semakin besar. Skoliosis ringan bisa jadi tanpa gejala maupun keluhan. Namun jika semakin parah, akan timbul rasa nyeri dan komplikasi. Untuk itu, perlu mewaspadai gejala skoliosis ringan berikut ini.

1. Tubuh Yang Tidak Simetris

Pada tahap ringan, bisa jadi tubuh sudah tampak tidak simetris. Umumnya ditandai dengan salah satu bahu tampak lebih tinggi dibanding lainnya. Postur tubuh penderita akan tampak sedikit miring di satu sisi pada saat posisi berdiri tegak. Kemiringan ini terjadi akibat lengkungan yang terjadi pada tulang belakang. Semakin besar lengkungan, akan semakin tampak pada postur tubuh penderita.

2. Tulang Belikat Tampak Menonjol

Pada skoliosis ringan derajat 10 hingga 20, umumnya belum menyebabkan rasa nyeri. Akan tetapi, jika dibiarkan, dapat menyebabkan lengkungan menjadi lebih nyata dan mempengaruhi bentuk tubuh. Jadi, segera periksakan diri jika menemui kondisi ini pada tubuh.

3. Payudara Tampak Besar Sebelah

Wanita memang dinilai lebih rentan mengalami kelainan ini. Hal ini disebabkan oleh jumlah otot dan kekuatannya yang lebih sedikit dibandingkan dengan pria. Pada penderita kelompok wanita remaja dan dewasa, efek skoliosis ringan dapat tampak pada payudaranya. Kondisi tulang belakang yang melengkung dan mengalami rotasi akan membuat payudara tampak besar sebelah akibat posisinya maju di salah satu sisi.

Mengingat ini tidak bisa disembuhkan secara instan dan memiliki dampak yang tidak bagus untuk kesehatan dan postur fisik seseorang, maka haruslah segera ditangani dengan tepat. Salah satunya dengan mengunjungi kliniktulangbelakang.com yang akan membantu penyembuhan skoliosis ringan dengan professional.