Jenis Rumput Untuk Pakan Hewan Ternak Anda

Ketika kita memutuskan untuk menjadi seorang peternak maka kita harus mengetahui pakan yang cocok untuk ternak kita, misalnya saja jenis rumputnya. Anda perlu mengetahui jenis rumput yang cocok untuk pakan ternak yang anda miliki.

Pakan Hijauan

Pakan hijauan ialah pakan yang utama bagi hewan ternak ruminansia seperti hewan sapi, kerbau, domba dan lainnya. Disini isian pakan hijauan berupa rerumputan, kacang-kacangan dan dedaunan. Biasanya pakan hijauan juga bisa didapat dari hasil limbah pertanian contohnya jerami padi, daun jagung, bagian dari pucuk tebu dan lainnya.

Kebutuhan hijauan akan semakin banyak porsinya dengan menyesuaikan bertambahnya jumlah hewan ternak yang anda miliki. Namun tentu ada sebuah kendala dalam penyediaan hijauan pakan bagi hewan ternak anda, kendala disini berupa ketersediaan yang tidak tetap kurun waktu pada setiap tahun.

Ketika sedang musim penghujan maka produksi hijauan pakan ternak akan sangat banyak, namun sebaliknya jika sedang ada di musim kemarau maka tingkat produksi pakan hijauan bisa rendah bahkan tidak ada sama sekali.

Jenis Rumput Untuk Pakan Hewan Ternak Anda

 

1. Rumput Hijau (Pennisetum purpureum)

Rumput yang sering disebut rumput gajah berasal dari negara Afrika, jenis rumput ini mampu hidup dan tumbuh tegak setinggi 3-4,5 m. Jika rumput gajah dibiarkan bebas kemungkinan bisa mencapai ketinggian 6 m, akarnya bisa mencapai sedalam 4,7 m. Panjang daun bisa sampai sekitar 17-91 cm dan lebar 7-33 mm. Rumput ini bisa dicacah menggunakan mesin pencacah rumput gajah.

2. Rumput Raja atau Sering Disebut King Grass (Pennisetum purpudoides)

Rumput raja berasal dari proses persilangan P. purpureum dengan P. typhoides dan berasal dari negara Afrika Selatan. Rumput ini mempunyai ciri-ciri bisa tumbuh membentuk rumpun dan warna rumput ini hijau tua dengan bagian dalam permukaan memiliki tekstur daun kasar, tulang daun warnanya lebih putih daripada rumput gajah.

Produksi rumput raja bisa mencapai 2 kali lipat dari banyaknya produksi rumput gajah. Dalam sekali produksi kurang lebih hingga 35 ton rumput per hektar dalam satu kali panen bisa dibilang mencapai 200-240 ton rumput segar per hektar setahun.

3. Rumput Setaria (setaria sphacelata)

Rumput setaria berasal dari negara Afrika tropik dan mulai berkembang dengan cara pols dan biji. Jenis rumput ini memiliki ciri-ciri tumbuh tegak, tumbuh rumpun lebat, kuat, memiliki daun yang halus pada permukaannya dan bisa hidup sampai tingginya mencapai 3 m.

Memiliki daun lebar berwarna hijau gelap, memiliki batang lunak yang warnanya merah agak ungu, pelepah pada daun dan pangkal batang tersusun menyerupai kipas.

4. Rumput Brachiaria (Bhachria brizantha)

Rumput brachiaria berasal dari negara Afrika dan berkembang dengan proses menggunakan pols. Rumput ini mampu hidup dan tumbuh pada wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi, tumbuh mencapai ketinggian 0-1100 cm, karena curah hujan diperkirakan mencapai 1600 mm per tahun dan dalam struktur yang ia miliki ringan, sedang hingga berat.

Batang dan daunnya memiliki bentuk yang kaku serta kasar, jenis rumput ini sangat cocok digunakan untuk rumput hay, hal ini dikarenakan batang yang dimiliki kecil sehingga mudah menjadi kering.

5. Rumput Benggala (Panicum maximum)

Rumput Benggala mampu tumbuh tinggi mencapai 1 sampai 1,7 m dengan tekstur daun lebih halus dibandingkan rumput gajah, lidah daunnya berbuku dan mempunyai banyak anakan. Warna bunga hijau atau biasanya kekuningan dengan memiliki akar serabut. Jenis rumput ini biasanya digunakan untuk menutupi tanah dan tentu saja pakan ternak.

Demikian pembahasan mengenai jenis rumput untuk pakan hewan ternak anda. Semoga rumput yang tepat bisa membuat hewan ternak anda sehat. Jika anda ingin memperoleh kemudahan saat mencacah rumput nya, bisa menggunakan mesin pencacah rumput. Sekian terima kasih.