Merawat Bibit Kelapa Hibrida Setelah Penanaman

Karena wilayah indonesia yang memiliki banyak pantai alias berada pada wilayah pesisir, membuat kita mudah untuk menemukan tanaman buah semacam kelapa. Buah kelapa saat ini banyak dicari untuk dimanfaatkan buahnya menjadi es. Salah satu buah kelapa yang banyak dimanfaatkan buahnya untuk dijadikan es adalah kelapa hibrida.

Menanam bibit kelapa hibrida sangat menguntungkan bagi petani karena pohonnya tumbuh tidak terlalu tinggi tapi menghasilkan buah yang banyak. Dengan pohon yang tidak terlalu tinggi, petani dapat mengurangi resiko mengalami cedera akibat memanen buah kelapa. Jika anda tertarik untuk menanam bibit kelapa hibrida. Berikut akan kami ulas cara perawatan kelapa yang satu ini.

Perawatan dan Pemeliharan

Setelah melakukan penanaman bibit kelapa hibrida, ada beberapa hal yang harus anda lakukan agar bibit kelapa yang anda tanam dapat tumbuh dan berbuah dengan baik.

Penyulaman

Penyulaman biasanya dilakukan setelah dua minggu setelah masa tanam. Anda harus mengamati bibit yang anda tanam lalu perhatikan apakah ada bibit yang tumbuh tidak sempurna atau bahkan tidak tumbuh sama sekali karena pohonnya mati. Anda harus mengganti bibit kelapa hibrida yang mati atau tidak tumbuh tersebut dengan bibit yang baru. Cukup mencabut bibit yang mati dari tempatnya dan masukkan bibit yang baru ditempat bibit yang mati.

Penyiangan

Penyiangan biasanya dilakukan berbarengan atau sekaligus dengan penggemburan tanah. Anda harus melihat bibit kelapa hibrida yang anda tanam setiap satu bulan sekali apabila sedang musim hujan. Karena gulma dan rumput liar tumbuh lebih cepat saat musim hujan. Jika sedang musim kemarau cukup lihat setiap 6 minggu sekali atau dua bulan sekali. Singkirkan gulma atau rumput liar yang tumbuh di sekitar bibit. Kemudian gemburkan tanah dengan cangkul. Saat menggemburkan tanah anda harus berhati-hati jangan sampai akar kelapa ikut terpotong karena akan mempengaruhi pertumbuhan pohonnya.

Penyiraman

Bibit kelapa hibrida tidak terlalu sering membutuhkan air, anda cukup menyiraminya apabila tanah sudah mulai kering. Bisa secara rutin setiap 2 atau 3 hari sekali dan lakukan pada saat hari sudah sore. Saat musim hujan bibit kelapa hibrida tidak perlu disiram, jika disiram malah akan membuat perakarannya busuk dan terserang penyakit karena terlalu basah.

Pemupukan

Setelah bibit kelapa hibrida berumur 1 bulan sejak masa penanaman, berikan pupuk urea dengan takaran 100 g per pohon. Dan sebarkan pupuk pada jarak 15 cm dari pangkal batang pohon kelapa. Kemudian berikan pupuk susulan setiap awal musim hujan dan akhir musim hujan.

Pengendalian hama dan penyakit

Hama yang biasanya menjangkit bibit kelapa hibrida adalah hama penggerek pucuk dan Phytophthora. Kedua hama tersebut biasanya menyerang perakaran dan membuatnya menjadi busuk dan membuat tanaman menjadi mati. Untuk menghalau kedua hama berbahaya tersebut anda bisa menggunakan fungisida Aliette yang disuntikkan pada akar dan juga baculvirus jamur dan metarician.

Demikian pembahasan kami tentang cara merawat bibit kelapa hibrida. Jika anda ingin menanam kelapa ini sebaiknya anda pelajari dulu cara merawatnya. Agar hasil bibit kelapa yang anda tanam subur dan berbuah lebat.

Sumber : https://www.bibitbuahku.com/jual-bibit-kelapa-hibrida.htm