Metode Stress Air Untuk Membuahkan Bibit Anggur

Siapa yang tidak tahu buah anggur. Tanaman buah perdu yang bisa dijadikan berbagai macam olahan makanan dan minuman ini saat ini sudah dapat dengan mudah ditemukan. Bibit anggur biasanya dapat ditemukan di Kawasan daerah dataran rendah. Bibit anggur memang dapat tumbuh dengan optimal jika ditanam pada dataran rendah dan kondisi tanah berpasir.

Sudah banyak tempat jual bibit anggur yang dapat anda temui jika anda berminat untuk membudidayakan buah mungil ini. Harga bibit anggur yang ditawarkan juga beragam tergantung dari jenis apa yang akan akan anda tanam.

Anggur memiliki jenis yang beragam sehingga ada banyak pilihan bagi anda yang hendak membudidayakannya. Tetapi menanam bibit anggur itu susah susah gampang. Perlu ada perhatian khusus agar bibit anggur yang kita tanam dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang banyak. Mulai dari cara penyiraman yang tidak boleh terlalu sering, pemupukan dengan dosis yang tepat dan tidak berlebihan, serta melakukan beberapa hal lain.

Walaupun tidak mudah tetapi merawat bibit anggur tidak juga susah. jika pada satu situasi bibit anggur anda tidak kunjung berbuah, ada satu metode yang dapat anda lakukan untuk merangsang pohon buah anggur agar menumbuhkan buahnya. Nama metode itu adalah metode stress air.

Metode stress Air

Cara pertama yang dapat anda lakukan untuk merangsang bibit anggur agar dapat berbuah adalah dengan melakukan stress air. Metode ini dinamakan stress air karena cara yang digunakan adalah dengan membuat kering media tanam pada bibit anggur selama beberapa hari tanpa memberikan satu tetes air sekalipun. Bibit anggur yang tidak terkena siraman air selama beberapa hari akan mengalami stress karena dehidrasi yang dialami. Bibit anggur akan terlihat loyo dan layu.

Jika sudah terlihat loyo maka stress air untuk bibit anggur dihentikan. Kemudian lakukan penyiraman seperti biasa pada pagi dan sore hari. Biasanya setelah stress air ini dilakukan anda harus memotong cabang-cabang anggur sehingga bibit anggur yang anda tanam akan mengeluarkan mata tunas baru. Dari mata tunas inilah yang nantinya akan keluar bakal bunga. Untuk membuat cara ini berhasil yang harus anda lakukan adalah :

a.    Sebelum melakukan pemangkasan pada cabang-cabang batang anggur, kira-kira 15 hari sebelumnya. Anda harus memberikan pupuk kandang terlebih dahulu. Kemudian taburkan kapur dolomit di atas permukaan tanah secara merata.

b.    Kemudian saat 10 hari sebelum dilakukan pemangkasan berikan terlebih dahulu pupuk NPK dan KNO3. Berikan dosis sebanyak ½ sendok the kemudian larutkan dalam 1 gelas air dan disiramkan ke media tanam. Berikan dosis yang sama saat 5 hari sebelum pemangkasan.

c.    Kemudian saat memasuki 1 hari sebelum pemangkasan hentikan metode stress air. Sirami tanaman pada malam harinya.

d.    Saat tiba hari pemangkasan sirami bibit anggur dengan air. 1 sampai 2 jam setelah itu lakukan pemangkasan. Pilih 1 cabang yang paling dekat dengan batang pokok. Kemudian potong dan sisakan 2 mata tunas yang dekat dengan pangkal. Potong habis semua cabang lain.

e.    Setelah pemangkasan kira-kira 6 hari, semprotkan neem oil dengan dosis 5 mililiter untuk dicampur dengan  1 liter air dengan ditambahkan 1 sendok makan sabun cuci untuk merekatkannya pada bagian tanaman untuk mencegah hama dan penyakit yang datang.

f.    Beberapa minggu setelah itu biasanya tunas-tunas baru akan muncul dari mata tunas yang tidak dipangkas. Pada daun yang muncul ke tiga atau ke lima biasanya bunga-bunga anggur akan muncul dan kemudian akan menghasilkan buah.

Sumber : https://www.bibitbuahku.com/jual-bibit-anggur-import.htm